Malaikat : “Anak muda,, kenapa engkau tidak bahagia?”
Anak Muda : “Saya merasa bingung kenapa saya miskin terus?”
Malaikat : “Miskin? Bukanna kamu kaya??”
Anak Muda : “Gimana bisa anda mengatakan kalo aku kaya? Dari
mana anda menilaina?”
Malaikat : “Hmmm.. Gini,, kalo sekarang jga kamu harush
kehilangan 1 jari tanganmu dan aku akan memberimu 50 juta,, apah kamu mau??”
Anak Muda : “Gak mau..”
Malaikat : “Kalo sekarang kamu kehilangan sebelah lenganmu,,
llu aku akan memberimu 500 juta,, apah kamu mau??”
Anak Muda : “Gak mau..”
Malaikat : “Kalo sepasang matamu saath inih menjadi buta
total,, llu aku akan memberimu 10 milliar,, mau gak??”
Anak Muda : “Gak mau..”
Malaikat : “Kalo aku menjadikan kamu seorang kakek tua
renta,, skith skithan,, llu aku akan memberimu 100 milliar,, apah kamu mau??”
Anak Muda : “Gak mau..”
Malaikat : “Kalo sekarang aku mengambil nyawamu,, llu aku akan
memberikan kamu 1 trilliun,, apah kamu mau anak muda??”
Anak Muda : “Gak mau jga..”
Malaikat : “Hahahaha.. Brati bener kan kalo kamu ntuh sudah memiliki kekayaan yang
tak terhingga anak muda?? Kenapa didalam hatimu engkau masih mengeluh jika engkau
miskin??”
Anak muda ituh pun tiba” speechless,, diam seribu bahasa,, dan
dalam seketika dia mengerti apah arti kekayaan sebenerna.. karena HIDUP adlh WAKTU
yang “DIPINJAMKAN”..
HARTA adlh ANUGRAH yang dipercayakan Tuhan kepada kita..
BERSYUKUR slal atas nafas yang masih dipercayakan Tuhan kepada
kita,,
BERSYUKUR slal atas kesehatan yang masih boleh kita peroleh,,
BERSYUKUR slal atas keluarga yang kita miliki,,
BERSYUKUR slal atas teman dan sahabat yang masih kita miliki,,
Dan BERSYKUR slal atas pekerjaan dan rejeki yang masih kita miliki..
Mari bersama-sama kita sadari bahwa kita slal diberikan yang
terbaik oleh Tuhan! Amin!
Gbu.. Tuhan Yesus memberkati..
-josephine gabrielle-