Selasa, 10 November 2015

Dosa = Penyiksaan??

Dalam novel karya C.S Lewis,, The Lion,, The Witch,, dan The Wardrobe,, terdapat satu cuplikan kisah yang meninggalkan kesan yang sangath mendalam,, yaitu saath pertemuan Edmund dan si penyihir jahat didunia Narnia. Ketika ituh,, Edmund meminta makanan kepada si penyihir jahat,, dan penyihir ituh memberina Turkish Delight yang tentuna sangath enak,, bahkan sampai-sampai Edmund berkata bahwa ia belum pernah mencicipi makanan selezat ituh. Ternyata Turkish Delight tersebut adlh “senjata” andalan si penyihir untuk menguasai dan memperdaya Edmund! Sebab bila Turkish Delight tersebut dimakan,, maka efek samping yang akan muncul adlh,, membuath orang yang memakan Turkish Delight tersebut akan ketagihan berlebihan sampai-sampai akan membuath orang tersebut mati kekenyangan..

Nah! Teman-teman,, yang bisa dipetik dari cerita tersebut apah sih??
Yap! Kekuatan dosa ituh sangath kuath dan juga nikmat. Ketika kita memberi celah kecil untuk membuath dosa masuk,, pasti dosa tersebut akan mengikath kamu secara perlahan sampai kamu menjauh dari Tuhan kalau kamu gak mau cepeth-cepeth sadar dan bertobat!

Menyontek,, berbohong,, mencuri,, menipu,, menonton pornografi,, memikirkan hal-hal negative or apapun ituh TETAPLAH DOSA!! Meskipun kalian membela diri dengan bilang “untuk kebaikan kok”.. Tapiiii,, kalo emang udh gak sesuai sama firman Tuhan,, kesalahan sekecil apapun ituh ya tetep DOSA!!

Terus apah siih yang kudu musti wajib kita lakukan untuk lepas dan bertobat dari dosa-dosa kita??
Rasul Paulus menemukan kunci untuk tidak terus terjebak dalam dosa yang sama yaitu kita harush merendahkan diri untuk bertobat kepada Tuhan dan menerima anugerah pengampunan dosa melalui penebusan Yesus Kristus di kayu salib! Kalau Paulus ajh bisa ngelakuinna,, kita pun pasti bisa meneladanina kan??
Ingeth! Jangan pernah mgandelin kekuatan sendiri,, tapi kita harush dateng ke Tuhan dan bikin komitmen buath gak melakukan dosa yang sama lgih.. Gak sekedar KOMITMEN looh yaah tapi HARUSH DILAKUKAN!!

1 Yohanes 1:8-9.
“Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada didalam kita. Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.”

Roma 6:13.
“Dan janganlah kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu kepda dosa untuk dipakai sebagai senjata kelaliman, tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang, yang dahulu mati, tetapi sekarang hidup. Dan serahkanlah anggota-anggota tubuhmu kepada Allah untuk menjadi senjata-senjata kebenaran.”

Gbu.. Tuhan Yesus memberkati..
-josephine gabrielle-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar