Minggu, 15 Oktober 2017

Aku Gagal?

Aku memang gagal, tetapi aku tidak mau membiarkan kekecewaan menguasaiku
Aku memang gagal, tetapi aku tidak mau terus berdiam meratapinya
Aku memang gagal, tetapi aku tidak mau kehilangan semangat dan sukacita
Aku memang gagal, tetapi aku tidak mau menutupinya dengan kecurangan
Aku memang gagal, tetapi aku tidak mau menyangkal kebenaran
Aku memang gagal, tetapi aku tidak mau menyebutnya ketidakberhasilan

Aku gagal supaya lebih banyak pelajaran berharga yang kudapat
Aku gagal supaya dasar hidupku semakin diperkuat
Aku gagal supaya aku dilatih memiliki mental yang kuat dan dewasa
Aku gagal supaya kebenaran yang kuterima semakin teruji di hidupku
Aku gagal supaya aku tidak berfokus kepada hasil melainkan proses
Aku gagal supaya aku lebih merendahkan diri di hadapanNya

Terkadang Tuhan memang mengijinkan kegagalan aku alami
Namun, aku percaya itu juga akan mendatangkan kebaikan untukku
Aku percaya Dia sedang melatih kesetiaan dan dasar hidupku
Dia sedang membuka mataku bahwa kegagalan bukanlah akhir dari segalanya
Dan menyadarkanku bahwa kemenangan hanya ada di dalam Dia

Satu hal juga yang kupercaya
Tidak penting aku gagal atau berhasil, yang terpenting Tuhan selalu menyertaiku.

Filipi 4:4-7
"Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah! Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat! Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus."

Gbu.. Tuhan Yesus memberkati..
-josephine gabrielle-

Minggu, 08 Oktober 2017

Tuhan Yesus Baik

“Tuhan Yesus baik.. oooo.. sungguh amat baik.. oooo.. untuk selama-lamanya, Tuhan Yesus baik!”

Shalom teman-teman readers yang terkasih! Pernah denger lagu diatas? Pasti pernah lah ya.. kira-kira standar “Tuhan Yesus baik” menurut teman-teman readers yang seperti apa sih?
Masih bisa bangun di pagi hari, atau menerima berkat, atau mungkin merasa ada seseorang yang membantu dikala kita membutuhkan, atau yang seperti apa coba?

Tidak semua yang tersenyum itu baik..
Tidak semua yang membantu itu tulus..
Tidak semua yang mendukung itu benar-benar memberikan dukungannya..
Tidak semua yang lembut itu nyaman untuk dipegang..
Dannnnn masih banyak lagi “TIDAK SEMUA” yang lainnya.

Tetapi dibalik si “TIDAK SEMUA” tadi, kita mempercayai keberadaan hukum “Tabur & Tuai”
Begitu juga dengan orang yang ditakdirkan untuk membantu atau mendukung kita, apakah mereka benar-benar tulus? Belum tentu, terkadang pasti mereka juga mengharapkan imbalan yang serupa atau bahkan lebih..
Tetapi di atas langit masih ada langit.. YES!!

Terkadang (KEBANYAKAN) diantara kita lupa untuk sekedar mengucapkan rasa syukur kita dengan apa yang sudah Tuhan sediakan, bahkan kita selalu saja merasa tidak puas dan selalu menuntut lebih.
Tetapi, apakah pernah Tuhan Yesus menuntut kita untuk menjadi manusia yang perfect?
Apakah pernah Tuhan Yesus berkata CUKUP SUDAH? Jawabannya ya TIDAK SAMA SEKALI!
Dan Tuhan Yesus selalu berkata “jangan takut, Aku selalu menyertaimu!”

Yesaya 41:10
“Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.”

Thankyou Jesus for everything..

Gbu.. Tuhan Yesus memberkati..
-josephine gabrielle-

Minggu, 01 Oktober 2017

7 UP

Seringkali, hati kecil kita bertanya, sebenernya apa itu arti sebuah kesuksesan? Bagaimana caranya meraih kesuksesan itu? Standar apakah yang menjadikan saya sukses?

Daripada bingung, nih saya kasih 7 tips yang akan membuat hidupmu bisa lebih mudah meraih kesuksesan itu, check it out!

1). GET UP! – Tidak perduli berapa kali pun kita gagal, tetap semangat dan bangun lagi!

2). Dress Up – Kecantikan dari dalam sangat amat jauh lebih penting daripada hanya sekedar riasan luar dan sementara.

3). Shut Up – Berhentilah membicarakan tentang kesuksesan masa lalu dan berkeluh kesah tentang masalahmu. Memang setiap manusia pasti mempunyai “medan perang” nya masing-masing, tetapi jadikan hal itu untuk menjadi acuan suksesmu! So, jadilah prajurit yang tangguh dan berhentilah mengasihani dirimu sendiri!

4). Stand Up – Berdiri dengan teguh, pandang Tuhan, dan yakinlah apapun hal yang kita lakukan dalam nama Tuhan, kita pasti akan meraih keberhasilan.

5). Look Up – Jangan selalu melihat kekurangan dirimu yang terbatas, tetapi lihatlah Tuhanmu yang sanggup membuat segala hal pasti berhasil dan tidak terbatas!

6). Reach Up – Apabila sebelumnya kamu telah berhasil, maka untuk kali ini bermimpilah lebih tinggi lagi dan capailah prestasi yang lebih tinggi dari prestasi sebelumnya.

7). Lift Up – Tips terakhir yang paling penting, naikkan semua impianmu dalam doa dan ucapan syukur setiap harinya :)

Ingatlah akan Tuhan Yesus yang selalu ada di setiap aspek kehidupanmu, yang akan selalu mencintaimu tanpa syarat dan tulus :)

Yeremia 29:11
“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.”

Gbu.. Tuhan Yesus memberkati..

-josephine gabrielle-

Kamis, 28 September 2017

Mujizat Masih Ada! (Write My Life)

Shalom teman-teman pembaca! Apa kabar? Semoga teman-teman pembaca semua selalu sehat dan dalam lindungan Tuhan selalu yah!
Setelah setahun vaccum dari dunia tulis-menulis, blog-blogan, untuk renungan kali ini, saya akan menceritakan siapa saya, yah kurang lebih seperti kisah hidup saya selama 18 tahun muncul di dunia gitu :d (balik-balik topiknya berat banget yak lol)

Kamis, 1 Juli 1999
Adalah hari dimana saya dilahirkan kedunia :)
Sebagai anak perempuan pertama, cucu perempuan pertama di keluarga saya. Tentu semua orang menyambut saya dengan bahagia.
Ketika itu, saya diberikan nama “Josephine Gabrielle Maksudi”
Kalo menurut mama saya sih arti nama saya tuh:
“Josephine” – Jo itu panggilan dari mama sewaktu saya masih dikandungan. Kemudian pas lahir ditambahin lah sephine yang artinya putri yang cantik.
“Gabrielle” – malaikat pembawa berita baik.
“Maksudi” – nama keluarga papa saya.

Seiring berjalannya waktu, hari berganti hari, bulan berganti bulan, tahun berganti tahun, sayapun tumbuh menjadi anak yang sehat seperti pada umumnya, dan memiliki panggilan nama “GABY” :d

Minggu, 5 November 2006
Hari dimana saya menerima sakramen baptis dan resmi menjadi anggota keluarga besar gereja Katolik.
Dan ketika itu nama saya resmi bertambah menjadi “MARIA Josephine Gabrielle Maksudi”
Dan setelahnya sayapun memulai kegiatan saya digereja seperti bergabung untuk sekolah minggu, omk, dan masih banyak lagi.

Singkat cerita, pada akhir Agustus tahun 2008, hari dimana saya merasa Tuhan sudah tidak sayang lagi sama saya! Ketika itu, saya merasakan ada sesuatu yang aneh pada tubuh saya, ya memang sewaktu tingkatan sekolah SD saya sering dipanggil “si gendut” sama teman-teman sekolah saya, padahal ketika itu berat badan saya hanya 35kg, akhirnya rasa percaya diri saya menurun dan memulai tekad untuk melakukan diet.
Posisinya ketika itu saya hanya kelas 3 SD dan kasus bullying ini sudah marak terjadi begitu, dengan pengetahuan tentang “diet” yang seadanya, sayapun ketika itu melakukan diet dengan pola setiap lewat jam 6 sore, walaupun baru lewat 1 menit doang saya gaakan makan apapun sampai keesokan harinya.
Lucunya seminggu setelah saya menjalankan “DIET” tersebut, rupanya kalau kata oma dan mama saya terlihat lebih kurusan gitu, sambil digoda sama mama “cie dietnya sukses nih!”
Tapi tidak lama setelahnya, saya harus menghadapi kondisi dimana kebahagiaan “DIET yang SUKSES” menjadi sebuah malapetaka.

Pada akhiran Agustus 2008, saya didiagnosa terkena penyakit Diabetes Melitus type 1 (kencing manis) dimana saya merasa Tuhan udah enggak sayang lagi sama saya! Tuhan ga adil! Kenapa harus saya dan bukan orang lain aja sih yang ngalamin penyakit kayak gini! Sudahlah Tuhan cabut aja nyawa saya!
Memang berat untuk menerima keadaan, tapi seiring berjalannya waktu, 1 tahun sudah berlalu setelah saya menerima vonis dokter, kok ya GDS saya ga bisa di control, selalu emosional, selalu ngerasa kegerahan saat tidur walaupun sudah nyala AC, kipas, dan juga ditambah dikipasin sama mama saya.
Akhirnya mama saya pun membawa saya ke Singapore untuk mengecek lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan saya, sekalian yah liburan keluarga lah.

September 2009.
Sesampainya di Singapore langsung mulai mencari informasi tentang dokter anak dan dokter spesialis yang mampu menangani saya, mulai research informasi dari KK women and Children Hospital, dan ke beberapa rumah sakit yang saya lupa namanya.
Hingga hari ke3 di Singapore saya pun direkomendasikan oleh teman mama saya untuk pergi ke Camden hospital saja, disana ada dokter yang mampu menangani saya.
Pergilah kami kesana, dan dilakukan pemeriksaan lebih lengkap lagi.
Belum hilang rasa berat hati didiagnosa kena penyakit Diabetes Melitus type 1, ketika itu oleh dokter Singapore itu saya didiagnosa terkena penyakit Tyroid (pembengkakan kelenjar di leher) dan ketika itu kondisi bengkak di leher saya itu sudah sebesar telur ayam. Dan harus segera di laser untuk memperkecil bengkak tersebut.
Pulang ke Jakarta bukannya tambah sedikit obat, malah tambah banyak lagi obat yang harus saya konsumsi. Lelah rasanya, dan udah gatau harus ngapain ketika itu, but life must go on.

Minggu, 6 Juni 2010
Ini adalah hari dimana saya menerima sakramen komuni pertama dan iman saya kepada Tuhan seakan diperbaharui karena salah seorang Romo yang memberikan sakramen ini kepada saya bilang “mintalah, maka kamu akan diberi”
Seketika saya teringat pada ayat alkitab:

Matius 7:7
“Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu”

Sejak itu, saya mulai mau mengikuti kegiatan gereja kembali, mulai aktif kembali, dan mengikuti berbagai macam hal gereja, sambil terus memohon kesembuhan pada Tuhan.

2011, 2012, 2013
Wah kehidupan saya berasa kayak roller coaster yang terus up and down, ya tentang penyakit, pendidikan, karir, dan juga banyak hal lain yang kalau dipikir luar biasa lucu dan indah ya hidup ini :)

Minggu, 1 Juni 2014
Hari dimana nama saya kembali bertambah karena saya telah mengikuti sakramen krisma (sakramen penguatan) dan nama saya hari ini bertambah menjadi “Maria DOMINICA Josephine Gabrielle Maksudi” panjang juga yah nama saya :d

1 Juli 2016
YAY! Resmi 17 tahun sudah saya launching di dunia! Dengan pelbagai hal dan rintangan yang terus saya hadapi. Thank to God!

2 Juli 2016
Saya merayakan ulang tahun saya yang ke-17 itu dengan sebuah pesta yang cukup meriah dan seperti anak-anak remaja perempuan pada umumnya ketika menginjak umur 17 tahun. Tapi saya tidak akan bercerita banyak tentang hal ini, karena ada suatu kejadian yang membuat saya malas untuk berbagi cerita dan daripada bertele-tele juga ini cerita. Biar saja menjadi cerita tersendiri bagi saya, namun saya tetap bersyukur pada Tuhan.

Dan ditahun 2016 ini, saya mempunyai begitu banyak kenangan luarbiasa indah, dan move forward it’s new year 2017!

Januari 2017 – Agustus 2017
Banyak kenangan indah dan juga beberapa kenangan sedih pun telah saya lalui, jujur dibeberapa bulan kebelakang saya memang sedikit stress yang berujung depresi yang entah gimana sembuhnya lagi :( tapi memang ada beberapa kejadian yang menurut saya, yaudah itu bagian dari “level up” saya dari Tuhan.

Mungkin banyak dari teman-teman pembaca yang bakal bilang “ah elah, clickbait nih judulnya!” atau “duh keburu ngantuk deh bacanya”
Saya tau akan hal itu, tapi inilah part dimana saya akan menceritakan tentang dimana “Mujizat” terjadi di hidup saya

Rabu, 27 September 2017
Yaps, hari ini saya control rutin ke dokter saya, dengan membawa hasil laboratorium terbaru, pergilah saya ke dokter.
Hmm, filing saya sih bilang, yaudah ini palingan jadi control rutin aja, ga ngarepin hasil lebih karena kata orang-orang penyakit Diabetes Melitus type 1 dan Tyroid ini gabakalam bisa disembuhin seumur hidup.
Ketika, masuk ruangan praktek, ngobrol bentar sama dokter, kemudian dibukalah hasil lab saya sama dokter.
Kemudian,
Dokter (D): “Wah selamat ya, ini udah boleh lepas obat tyroidnya nih! Udah bagus banget hasilnya bahkan dibawah dari nilai rujukan”
Mama (M): “Serius dok?”
D: “Ia, atau paling enggak turunin dosis dulu deh buat 2 minggu kedepan, baru habis itu lepas total yah obatnya”
Gaby (G): “Oh ia dok, makasih ya..”
Keluar ruangan dokter, seneng banget rasanya setelah 9 tahun ketergantungan sama obat, akhirnya bisa lepas juga! Lumayan berkurang juga budget untuk obat-obatan :)
Dan mungkin untuk teman-teman pembaca yang mungkin mengalami kondisi yang sama seperti saya, pesan saya 1, jangan cepat putus asa walaupun berat rasanya menjalani kehidupan yang seperti ini, terus berharap pada Tuhan, maka kamu akan diberikan :)

Matius 14:14
“Ketika Yesus mendarat, IA melihat orang banyak yang besar jumlahnya, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka dan IA menyembuhan mereka yang sakit.”

Emang panjang banget sih tulisan saya kali ini, reback to blogging dateng-dateng temanya mantap banget yah :d
Doakan saya selalu supaya bisa konsisten mulai mengurus blog ini, untuk mengupdate tulisan renungan seperti dahulu lagi yah teman-teman pembaca :3

Gbu.. Tuhan Yesus memberkati..

-josephine gabrielle-

Rabu, 29 Juni 2016

You're Beautiful in God

Shalom Teman-Teman!
Saya mau sedikith sharing tentang Retret Self Image (Retret SI) yang telah saya ikuti dari tanggal 24-26 Juni 2016 dengan tema BiG (Beautiful in God).
Selamat merenungkan.

“YOU ARE PRECIOUS”
Yang apabila diterjemahkan brarti “Kamu Sangath Berharga”.
Masih banyak orang yang memandang dirina bodoh, oon, goblok, pendek, jelek, dan masih banyak lagi..
Atau terkadang merasa bahwa kita lebih rendah, dan sangath lebih tidak berharga dibandingkan orang lain?

Seberapa banyak, kita sbgy manusia ketika merasakan rasa suka terhadap lawan jenis merasa, “Ah, gue gak sepadan laah sama doi..”
Seberapa banyak juga dari kita yang merasa bahwa kita bukan orang yang tepath untuk dia?
Seberapa banyak dari kita yang merasa telah terlalu ‘kotor’?
Seberapa banyak dari kita yang merasa bahwa kita sudah tidak berharga?
Seberapa banyak dari kita para wanita yang saath ini sedang kuatir, cemas, was-was, takuth, malu, karena anda telah mengalami pelecehan seksual?
Atau kita sedang takuth karna sedang atau akan menjalin hubungan dengan seorang pria yang benar-benar baik?
Atau kalian para pria yang telah merasa sangath nakal sehingga tidak layak dan pantash untuk mendapatkan wanita yang baik-baik?

Memang, manusia pada umumnya hanya melihath dan menilai diri sebatas dengan apa yang dilihath dan didengar dari orang lain ajh..
Dan sangath menjadi tragis ketika seseorang dinilai melalui penampilan luarnya ajh..
Sperti : kecantikan/ketampanan, kesempurnaan fisik, kekayaan, serta kekuasaan yang ia miliki..

Nilai keberhargaan dirimu tidak terletak pada penampilan luarmu aja loh teman! Begituh juga dengan keberhargaan dirimu tidak terletak pada kata-kata orang sekitarmu!

Janganlah pernah membiarkan seorangpun didunia ini membuath dirimu merasa tidak layak untuk hidup!

Nilai seberapa berharganya diri kita bukan ditentukan oleh orang lain.. Melainkan sudah ditentukan oleh Tuhan sendiri!

Inilah beberapa firman Tuhan yang tertulis di alkitab dan membuktikan bahwa kita sungguh sangath berharga dimata-Nya :

© Yesaya 43:4.
“Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau, maka Aku memberikan manusia sebagai gantimu, dan bangsa-bangsa sebagai ganti nyawamu.”

© Yohanes 3:16.
“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasam melainkan beroleh hidup yang kekal.”

© Kejadian 1:31a.
“Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik.”

Ketika saya mengikuti setiap sesi dengan seksama, saath sesi ke-2 saya merasa seperti bukan sudah pewarta lagi yang berbicara, tapi sungguh seperti Tuhan yang sedang berbicara langsung sama saya. Kenapa saya bisa bilang begini? Karna keseluruhan semua bahan yang pewarta tersebut sampaikan benar-benar persis dengan apa yang sudah pernah saya alami sebelumnya.

Sekarang, pertanyaannya adalah, kenapa sih seringkali kita merasa diri kita negatif?

Karna manusia masih seringkali mendengarkan apa kata ‘orang’ dan bukan kata Tuhan.

Kita mungkin suka lpa kalo kita sering mendengarkan apa yang orang lain ‘nilai’ tentang kita, padahal apa kata Tuhan itu jauhhh lebih indah dan itulah ‘nilai’ yang terbaik.

Hal yang menurut saya simple, tapi ternyata ini berpengaruh sangath buruk terhadap gambaran diri kita.
Ini pengalaman diri saya sendiri, sewaktu jaman bbm ngetrend *tsah* saya masih tlalu oon, karna percaya sama broadcast” yang saangath membuath saya takuth, sehingga kembali saya broadcastkan ke kontak bbm saya kala itu, dan sampailah broadcastan itu ke om saya yang saya anggap seperti papa saya sendiri, dia marah sambil ngatain saya “Kamu itu botol yah! Bodoh dan tolol!”
Sejak itulah saya mulai merasa yaudah saya emang bodoh, saya tolol dan itu terush meresap di pikiran saya hingga sekarang.

Llu, apa sih dampak jika kita memiliki gambaran diri yang negatif?

1). Merusak hubungan kita dengan Tuhan.
2). Tampil berlebihan.
3). Cemas akan penampilan.
4). Hanya melihat sisi negatif pada diri sendiri.
5). Slal merasa kurang jika dibandingkan dengan orang lain.
6). Slal meningath pengalaman pahit ajh.
7). Slal memandang sgal sesuatu dengan negatif.
8). Peka terhadap masukkan.
9). Tidak bisa menerima pujian & penghargaan.
10). Kurang percaya diri (PD).

Sekarang, lihath penilaian Tuhan terhadap diri kita..
Kita ini sungguh sangath berharga. Bahkan karna begitu berharga dan mulianya anda, sampai-sampai Ia rela mengorbankan Anak-Nya yang tunggal mati di kayu salib, hanya untuk menebus dosa kita manusianya.
Kamu sangath berharga, terlepas siapapun kita, cantik/tampan atau tidaknya kita, terlepas dari fisik kita yang sempurna atau tidak, kaya atau tidak, terlepas juga dari kekuasaan besar yang kita milikki atau tidak.. ANDA SANGATH BERHARGA!!

Llu, hal yang membuath kita merasa kurang atau tidak berharga atau tidak layak dihadapan Tuhan adalah DOSA. Coba selidiki batin kita, coba masuk dalam sebuah permenungan dengan Tuhan, “Apakah saya mempunyai dosa yang belum sanggup saya akukan kepada Tuhan?”

Kalau selama ini kita sudah salah menilai diri, mari kita perbaiki diri dengan mulai menyadari bahwa kita ini diciptakan berdasarkan ‘Blue Print’nya Tuhan yang secipta dan segambar dengan Tuhan dan sangath berharga. Kita kembali serahkan hidup kita kepada Tuhan, seperti penggalan lirik lagu berikuth : “Kuserahkan, tubuh, jiwa, rohku.. Dalam pimpinanMu, Tuhan”.
Kasih karunia Tuhan sungguh sangath besar dan cukup bagi semua orang, termasuk bagi anda yang merasa bahwa hidup saya sudah tidak ada artinya lagi.

Asalkan kita mau dengan rendah hati datang kepada Tuhan bertobat dengan sungguh-sungguh, dan minta kepada Tuhan untuk membuath diri kita terlahir baru, maka kita akan menjadi suatu ciptaan yang baru lagi. Memang, setelah itu, kita tetap harush berhadapan dengan masa llu anda. Namun, anda tidak akan merasa rendah diri, dan tidak merasa diri tidak berharga lagi.

2 Korintus 5:17.
“Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.”

Gbu.. Tuhan Yesus memberkati..
-josephine gabrielle-

Senin, 23 Mei 2016

Setia Kepada Tuhan

Suatu kali seorang muda bertanya kepada Ibu Theresa, katanya “Ibu, Ibu telah melayani begitu banyak kaum miskin di Calcuta, tahukah Ibu, bahwa masih ada begitu banyak lagi kaum miskin yang terabaikan? Tidakkah Ibu merasa gagal?”

Ibu Theresa pun segera menjawab pertanyaan seorang muda tersebut dengan lembut, katanya “Anakku, aku tidak dipanggil untuk menjadi seorang yang berhasil, tetapi aku DIPANGGIL oleh ALLAH untuk SETIA..”

Setiap pelayan Tuhan dimanapun ia ditempatkan dan didalam peran apapun, ia tidak PERNAH dipanggil untuk berhasil. Sebab jika panggilannya adalah hal untuk sebuah keberhasilan, ia akan sangath rentan jatuh pada sebuah kesombongan ataupun juga menempuh jalur penghalalan segala macam cara.

Kita telah dipanggil Tuhan untuk SETIA, setia dalam cara apa saja?

1). Melakukan tugas panggilan kita dengan penuh tanggung jawab.
2). Melakukan yang TERBAIK, SEMAMPUNA, dan BUKAN SEMAUNA.

Itulah yang diteladankan oleh seorang Yesus.

Menurut ukuran duniawi, Tuhan Yesus bisa loh dibilang tidak berhasil semasa hidupnya.

Mengapa tidak?
1). DIA harush menjalani hukuman mati di salib.
2). Satu muridNya (Yudas Iskariot) mengkhianatiNya.
3). Satu muridNya yang sangath IA kasihi (Petrus) menyangkaliNya.
4). Para muridNya yang lain lari meningalkanNya karena rasa takuth yang amath sangath dan bersembunyi.

Namun, Tuhan Yesus tetaplah setia menjalankan tugas pelayananNya, melaksanakan kehendak BapaNya, dan menyelesaikan pekerjaanNya seperti tertulis dalam alkitab,
Yohanes 4:34.
“Kata Yesus kepada mereka : Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaannya.”

Tuhan tidak pernah mengeluh sedikitpun.. Itu sebabnya, Bapa sangath menyayangiNya.

KESETIAAN Tuhan membuahkan KESELAMATAN bagi seluruh umat manusia.

Dalam melayani ataupun bekerja, bisa saja kita melihat bahwa apa yang kita lakukan seolah-olah tidak ada hasilna, padahal Tuhan sudah mempersiapkan sgal sesuatu yang indah bagi kita yang SETIA..

Bila kita dihadapkan kepada situasi yang demikian, janganlah bertindak gegabah, jangan juga mengambil langkah mundur, TETAPLAH SETIA hingga akhirna, lakukan sgal yang terbaik bagiNya.

Kesetiaan kita dalam melayani dan kepercayaan kita kepada Tuhan, tidak akan pernah sia-sia.

So, maukah kita SETIA kepada Tuhan??

Gbu.. Tuhan Yesus memberkati..

-josephine gabrielle-

Rabu, 06 April 2016

AKU JATUH CINTA?!

Image result for merenung keluar jendela

Aku menikmati perjalananku menuju rumah didalam mobil yang sedang melaju. Sampai tiba-tiba aku teringath pada seseorang dan hal itu benar-benar menyiksaku, dan membuath perasaanku menjadi sangath tidak nyaman.


Aku berkali-kali menghembuskan nafasku, berharap perasaan ini segera berlalu dari dalam lubuk hatiku. Segera ku sandarkan kepalaku kekursi dudukku dan sesegera mungkin memejamkan mataku. Dan beberapa detik kemudian.......... Astaga! Bayanganna kembali menyergap pikiranku, sesegera mungkin ku membuka mata, dan bertanya kepada diriku sendiri..

“Apakah aku ini sedang jatuh cinta??”
Aaahhh.. mendengar pernyataanna ajh aku sudah merinding dan takuth..

Llu aku pun segera bertanya kepada Tuhan, sumber sgal jawaban yang pasti.
“Tuhan, apa yang sebenerna sedang terjadi kepadaku? Aku benar-benar takuth jika hal itu benar adana..”

Namun Tuhan segera menjawab pertanyaanku itu dengan lembut.
“Nak, stiap hal yang terjadi didalam hidupmu ini, semuana berada dibawah kekuasaanKu, bahkan disaath hatimu bersatu dengan hatina. Aku membuath sgal sesuatuna indah tanpa cacat sedikitpun. Tidak ada yang perlu kau ragukan, takuti, atau menutupi sgal pergumulanmu dariKu.”

Aku kembali bertanya,
“Jadi jika aku jatuh cinta, aku tidak salahkan Tuhan?”

JawabNya kepadaku,
“Jatuh cinta bukanlah suatu kesalahan besar Nak, menyukai seseorang jga bukanlah suatu kesalahan. Selama hatimu tetap percaya dan tertuju kepadaKu, maka kau pasti akan melihat tuntunanKu didalam sgal aspek kehidupanmu, juga agar kau dapath meresponna dengan benar, sampai akhirna Aku akan menyatukanmu dengan pria yang sudah Kutetapkan.”

Llu aku bertanya lgih,
“Jadi apakah ini waktu yang tepath untukku memiliki pasangan hidup, Tuhan?”

Tuhan segera membawaku kepada pengertian bahwa saath ini Ia sedang mempersiapkan pria yang terbaik untukku, yang sepadan denganku, jga yang sudah Ia tetapkan dari awal kehidupanku.
Tuhan sedang menempa pria itu didalam karakterna, bukan untuk menjadi seorang yang sempurna, tetapi untuk menjadi seorang pria yang mau mengambil tanggung jawab dan mau menghidupi tujuan hidupna, pria yang sungguh mencintai Tuhan melebihi cintana kepadaku, pria yang akan menjagaku dari hawa nafsuna sendiri, pria yang akan melawan rasa ke’daging’anna, pria yang akan tetap mengasihiku walau ditengah konflik dan masa yang berath, pria yang akan meletakkan Kristus sbgy kepala dalam kehidupanna, pria yang akan slal mencari kehendak Tuhan sblm memustuskan suatu perkara, dan jga pria yang siap untuk me’mandi’kan aku dengan Air dan Firman supaya aku nantina siap untuk menjadi manusia eskatologis akhir jaman.

Hingga pada nanti sampai pada waktuna nanti dia akan memintaku langsung dari Tuhan untuk menjadi penolong keduana setelah Tuhan sendiri, dan mengajakku berjalan bersama untuk menganggapi panggilan muliaNya.

Dan diwaktu yang sama, Tuhan pun sedang menempa hidupku untuk menjadi seorang wanita yang berfungsi melalui kepekaan dan kuath karena mengandalkan Tuhan dalam kehidupan, wanita yang mengasihi Tuhan lebih daripada apapun, wanita yang tau bagaimana cara mengatur dirina sendiri sebelum ia mengatur rumah tanggana, wanita yang dapat menjaga kesucian dan kekudusan hanya untuk seorang pria yang sudah Tuhan tetapkan bagina, wanita yang perkataanna membangun, tepath waktu dan manis didengar, wanita yang tunduk dan taath kepada otoritasnam dan jga wanita yang cantik karena memiliki hati yang lemah lembut dan bersedia di’hajar’.

Llu satu pertanyaan terakhirku kepada Tuhan,
“Tuhan, llu kapan dong Kau akan mempertemukan aku dengan dirina?”

Tuhan pun tersenyum lembut kepadaku sambil berkata,
“Setelah kamu menyelesaikan tanggung jawab dan mengalami arti cinta dan kasih di level atau masa-masa singlemu. Saath itulah Aku akan membawamu masuk kedalam level-level kehidupan selanjutna untuk mengalami arti cinta dan kasih disetiap masa dalam kehidupanmu..”

Akupun slal percaya bahwa Tuhan sedang bekerja atash kehidupanku, tanganNya terus merenda suatu karya yang mulia, sebuah cerita cinta yang dimulai dari hati yang murni dan mengasihi Dia, yang pernah ditulish oleh sutradara terhebath yang pernah ada.

Ah, akhirna mobil yang kutumpangi sudah sampai ditempat tujuanku. Perjalanan yang sungguh luar biasa telah aku dapatkan sekali lagi malam ini, aku telah belajar suatu hal yang baru lgih..

Terima kasih Tuhan, karna kini aku tau bahwa aku tidak perlu takuth untuk mengakuina. Yaa, kini perasaanku sungguh lega karna aku sudah mengatakanna padaMu Tuhan, bahwa putri yang sangath kau sayangi ini telah jatuh cinta. Tetapi, kembali perasaanku ini kuserahkan kepadamu ajh, supaya Kau mendaur ulang kembali menjadi kasih yang tidak egois dan tetaplah murni sampai hati dan perasaanku ini berhenti pada pria yang tepat, yang sudah Kau tetapkan dari semula..

Gbu.. Tuhan Yesus memberkati..
-josephine gabrielle-