Senin, 23 Mei 2016

Setia Kepada Tuhan

Suatu kali seorang muda bertanya kepada Ibu Theresa, katanya “Ibu, Ibu telah melayani begitu banyak kaum miskin di Calcuta, tahukah Ibu, bahwa masih ada begitu banyak lagi kaum miskin yang terabaikan? Tidakkah Ibu merasa gagal?”

Ibu Theresa pun segera menjawab pertanyaan seorang muda tersebut dengan lembut, katanya “Anakku, aku tidak dipanggil untuk menjadi seorang yang berhasil, tetapi aku DIPANGGIL oleh ALLAH untuk SETIA..”

Setiap pelayan Tuhan dimanapun ia ditempatkan dan didalam peran apapun, ia tidak PERNAH dipanggil untuk berhasil. Sebab jika panggilannya adalah hal untuk sebuah keberhasilan, ia akan sangath rentan jatuh pada sebuah kesombongan ataupun juga menempuh jalur penghalalan segala macam cara.

Kita telah dipanggil Tuhan untuk SETIA, setia dalam cara apa saja?

1). Melakukan tugas panggilan kita dengan penuh tanggung jawab.
2). Melakukan yang TERBAIK, SEMAMPUNA, dan BUKAN SEMAUNA.

Itulah yang diteladankan oleh seorang Yesus.

Menurut ukuran duniawi, Tuhan Yesus bisa loh dibilang tidak berhasil semasa hidupnya.

Mengapa tidak?
1). DIA harush menjalani hukuman mati di salib.
2). Satu muridNya (Yudas Iskariot) mengkhianatiNya.
3). Satu muridNya yang sangath IA kasihi (Petrus) menyangkaliNya.
4). Para muridNya yang lain lari meningalkanNya karena rasa takuth yang amath sangath dan bersembunyi.

Namun, Tuhan Yesus tetaplah setia menjalankan tugas pelayananNya, melaksanakan kehendak BapaNya, dan menyelesaikan pekerjaanNya seperti tertulis dalam alkitab,
Yohanes 4:34.
“Kata Yesus kepada mereka : Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaannya.”

Tuhan tidak pernah mengeluh sedikitpun.. Itu sebabnya, Bapa sangath menyayangiNya.

KESETIAAN Tuhan membuahkan KESELAMATAN bagi seluruh umat manusia.

Dalam melayani ataupun bekerja, bisa saja kita melihat bahwa apa yang kita lakukan seolah-olah tidak ada hasilna, padahal Tuhan sudah mempersiapkan sgal sesuatu yang indah bagi kita yang SETIA..

Bila kita dihadapkan kepada situasi yang demikian, janganlah bertindak gegabah, jangan juga mengambil langkah mundur, TETAPLAH SETIA hingga akhirna, lakukan sgal yang terbaik bagiNya.

Kesetiaan kita dalam melayani dan kepercayaan kita kepada Tuhan, tidak akan pernah sia-sia.

So, maukah kita SETIA kepada Tuhan??

Gbu.. Tuhan Yesus memberkati..

-josephine gabrielle-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar