Rabu, 29 Juni 2016

You're Beautiful in God

Shalom Teman-Teman!
Saya mau sedikith sharing tentang Retret Self Image (Retret SI) yang telah saya ikuti dari tanggal 24-26 Juni 2016 dengan tema BiG (Beautiful in God).
Selamat merenungkan.

“YOU ARE PRECIOUS”
Yang apabila diterjemahkan brarti “Kamu Sangath Berharga”.
Masih banyak orang yang memandang dirina bodoh, oon, goblok, pendek, jelek, dan masih banyak lagi..
Atau terkadang merasa bahwa kita lebih rendah, dan sangath lebih tidak berharga dibandingkan orang lain?

Seberapa banyak, kita sbgy manusia ketika merasakan rasa suka terhadap lawan jenis merasa, “Ah, gue gak sepadan laah sama doi..”
Seberapa banyak juga dari kita yang merasa bahwa kita bukan orang yang tepath untuk dia?
Seberapa banyak dari kita yang merasa telah terlalu ‘kotor’?
Seberapa banyak dari kita yang merasa bahwa kita sudah tidak berharga?
Seberapa banyak dari kita para wanita yang saath ini sedang kuatir, cemas, was-was, takuth, malu, karena anda telah mengalami pelecehan seksual?
Atau kita sedang takuth karna sedang atau akan menjalin hubungan dengan seorang pria yang benar-benar baik?
Atau kalian para pria yang telah merasa sangath nakal sehingga tidak layak dan pantash untuk mendapatkan wanita yang baik-baik?

Memang, manusia pada umumnya hanya melihath dan menilai diri sebatas dengan apa yang dilihath dan didengar dari orang lain ajh..
Dan sangath menjadi tragis ketika seseorang dinilai melalui penampilan luarnya ajh..
Sperti : kecantikan/ketampanan, kesempurnaan fisik, kekayaan, serta kekuasaan yang ia miliki..

Nilai keberhargaan dirimu tidak terletak pada penampilan luarmu aja loh teman! Begituh juga dengan keberhargaan dirimu tidak terletak pada kata-kata orang sekitarmu!

Janganlah pernah membiarkan seorangpun didunia ini membuath dirimu merasa tidak layak untuk hidup!

Nilai seberapa berharganya diri kita bukan ditentukan oleh orang lain.. Melainkan sudah ditentukan oleh Tuhan sendiri!

Inilah beberapa firman Tuhan yang tertulis di alkitab dan membuktikan bahwa kita sungguh sangath berharga dimata-Nya :

© Yesaya 43:4.
“Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau, maka Aku memberikan manusia sebagai gantimu, dan bangsa-bangsa sebagai ganti nyawamu.”

© Yohanes 3:16.
“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasam melainkan beroleh hidup yang kekal.”

© Kejadian 1:31a.
“Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik.”

Ketika saya mengikuti setiap sesi dengan seksama, saath sesi ke-2 saya merasa seperti bukan sudah pewarta lagi yang berbicara, tapi sungguh seperti Tuhan yang sedang berbicara langsung sama saya. Kenapa saya bisa bilang begini? Karna keseluruhan semua bahan yang pewarta tersebut sampaikan benar-benar persis dengan apa yang sudah pernah saya alami sebelumnya.

Sekarang, pertanyaannya adalah, kenapa sih seringkali kita merasa diri kita negatif?

Karna manusia masih seringkali mendengarkan apa kata ‘orang’ dan bukan kata Tuhan.

Kita mungkin suka lpa kalo kita sering mendengarkan apa yang orang lain ‘nilai’ tentang kita, padahal apa kata Tuhan itu jauhhh lebih indah dan itulah ‘nilai’ yang terbaik.

Hal yang menurut saya simple, tapi ternyata ini berpengaruh sangath buruk terhadap gambaran diri kita.
Ini pengalaman diri saya sendiri, sewaktu jaman bbm ngetrend *tsah* saya masih tlalu oon, karna percaya sama broadcast” yang saangath membuath saya takuth, sehingga kembali saya broadcastkan ke kontak bbm saya kala itu, dan sampailah broadcastan itu ke om saya yang saya anggap seperti papa saya sendiri, dia marah sambil ngatain saya “Kamu itu botol yah! Bodoh dan tolol!”
Sejak itulah saya mulai merasa yaudah saya emang bodoh, saya tolol dan itu terush meresap di pikiran saya hingga sekarang.

Llu, apa sih dampak jika kita memiliki gambaran diri yang negatif?

1). Merusak hubungan kita dengan Tuhan.
2). Tampil berlebihan.
3). Cemas akan penampilan.
4). Hanya melihat sisi negatif pada diri sendiri.
5). Slal merasa kurang jika dibandingkan dengan orang lain.
6). Slal meningath pengalaman pahit ajh.
7). Slal memandang sgal sesuatu dengan negatif.
8). Peka terhadap masukkan.
9). Tidak bisa menerima pujian & penghargaan.
10). Kurang percaya diri (PD).

Sekarang, lihath penilaian Tuhan terhadap diri kita..
Kita ini sungguh sangath berharga. Bahkan karna begitu berharga dan mulianya anda, sampai-sampai Ia rela mengorbankan Anak-Nya yang tunggal mati di kayu salib, hanya untuk menebus dosa kita manusianya.
Kamu sangath berharga, terlepas siapapun kita, cantik/tampan atau tidaknya kita, terlepas dari fisik kita yang sempurna atau tidak, kaya atau tidak, terlepas juga dari kekuasaan besar yang kita milikki atau tidak.. ANDA SANGATH BERHARGA!!

Llu, hal yang membuath kita merasa kurang atau tidak berharga atau tidak layak dihadapan Tuhan adalah DOSA. Coba selidiki batin kita, coba masuk dalam sebuah permenungan dengan Tuhan, “Apakah saya mempunyai dosa yang belum sanggup saya akukan kepada Tuhan?”

Kalau selama ini kita sudah salah menilai diri, mari kita perbaiki diri dengan mulai menyadari bahwa kita ini diciptakan berdasarkan ‘Blue Print’nya Tuhan yang secipta dan segambar dengan Tuhan dan sangath berharga. Kita kembali serahkan hidup kita kepada Tuhan, seperti penggalan lirik lagu berikuth : “Kuserahkan, tubuh, jiwa, rohku.. Dalam pimpinanMu, Tuhan”.
Kasih karunia Tuhan sungguh sangath besar dan cukup bagi semua orang, termasuk bagi anda yang merasa bahwa hidup saya sudah tidak ada artinya lagi.

Asalkan kita mau dengan rendah hati datang kepada Tuhan bertobat dengan sungguh-sungguh, dan minta kepada Tuhan untuk membuath diri kita terlahir baru, maka kita akan menjadi suatu ciptaan yang baru lagi. Memang, setelah itu, kita tetap harush berhadapan dengan masa llu anda. Namun, anda tidak akan merasa rendah diri, dan tidak merasa diri tidak berharga lagi.

2 Korintus 5:17.
“Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.”

Gbu.. Tuhan Yesus memberkati..
-josephine gabrielle-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar